Powered by Blogger.

Papua, Sekolah Kekurangan Guru



Papua, Sekolah Kekurangan Guru

 

Apa yang terjadi, jika di suatu sekolah kekurangan tenaga pendidik/guru. Tentu proses pembelajaran pun kacau, tidak baik. Jika proses pembelajaran tidak baik, tidak mungkin kita berharap hasil yang baik, kualitas yang baik. Pengadaan guru yang cukup dan berkompetensi inilah yang perlu dikerjakan ketika kita berharap kualitas pendidikan yang baik. Selain itu fasilitas atau saran-prasarana pendidikan yang memadai pula. Banyak daerah di tanah air ini yang kekurangan guru, seperti yang terjadi Papua, sehingga memanfaatkan personel TNI menjadi guru.

Tribunnews.com - Selain menjaga keamanan, sebanyak 500 personil Batalyon Infanteri 303/Setia Sampai Mati yang diberangkatkan ke Papua akan menjadi pengajar di sekolah yang kekurangan guru dan memberikan pelayanan kesehatan kepada warga Papua.

Komandan Batalyon Infanteri 303/Setia Sampai Mati, Letkol Inf Iwan Setiawan, mengatakan selama sembilan bulan, mereka akan ditugaskan membantu Polri dan pemerintah daerah dalam menjaga kondusifitas wilayahnya dan tugas lainnya seperti penanggulangan bencana. Mereka akan melakukan pendekatan teritorial secara aman.

"Mereka akan melakukan bakti sosial, karya bakti, dan anjangsana. Baru setelahnya, melakukan operasi intelejen terbatas dan operasi tempur jika diserang," katanya.

Namun demikian, langkah persuasif akan dikedepankan, seperti pembinaan teritorial berupa mengajar di sekolah-sekolah yang kekurangan guru, bahkan melakukan pelayanan kesehatan dan bakti sosial kepada warga Papua.

Dari 700 personil Batalyon Infanteri 303/Setia Sampai Mati, 500 di antaranya akan ditugaskan di Provinsi Papua dan Papua Barat. Sisanya, 200 personel, disiagakan di markas Batalion Infanteri 303/Setia Sampai Mati di Cikajang.

Pemberangkatan ini didasari beberapa kejadian yang menyangkut keamanan di Papua. 500 personil ini ditugaskan untuk mengamankannya.

"Kami ditunjuk bertugas ke sana karena batalion yang ada di Papua akan dilatih di Batujajar. Jadi, kami ke Papua untuk mengisi kekosongan itu dan bertugas di sana," kata Iwan seusai menggelar upacara pemberangkatan tersebut.

Batalyon Infanteri 303/Setia Sampai Mati dipilih untuk menjadi pengganti tugas sementara batalyon di Papua karena kondisi alam di Garut dan Papua tidak jauh berbeda, yakni kawasan hutan dan memiliki banyak bukit serta gunung.

Dengan kesamaan geografis ini, personil Batalyon Infanteri 303/Setia Sampai Mati akan mudah beradaptasi dengan kondisi di Papua dan segera menjalankan tugasnya. (Sam/dio)

Title : Papua, Sekolah Kekurangan Guru
Description : Papua, Sekolah Kekurangan Guru   Apa yang terjadi, jika di suatu sekolah kekurangan tenaga pendidik/guru. Tentu proses pembelajara...
Rating : 4.5 stars based on 153 reviews
Ditulis oleh: BloggerUPS - Sunday, January 4, 2015

0 Response to "Papua, Sekolah Kekurangan Guru"

Post a Comment